Konsultan PolitikPersonalBranding Onlinesocial media

CALEG. Butuhkah Marketing lewat MEDSOS ?

Tahun 2018-2019 adalah tahun Politik. Saat ini, semua Partai Politik sudah mulai memanasi mesin partai untuk merebut simpati masyarakat Indonesia.

Ada 8.000 orang Calon Legislatif baik di DPR RI – DPRD Prov – DPRD Kab/Kota akan memperebutkan suara di tahun 2019. Bagaimana Komposisi Calon Pemilih mereka ? Ada 190 Juta Calon Pemilih dan 14 juta diantaranya adalah pemilih pemula.
Bagaimana Trend Kampanye Mendatang ???
Era berubah otomatis, cara pendekatan juga berubah. Kalau dulu…mungkin untuk menggaet calon pemilih, partai-partai mengadakan acara seperti konser musik – orkes dengan penyanyi ibukota disertai jurkam.

Saat sudah beda. Kampanye lebih efektif melalui media sosial ( facebook – instagram – twitter ). Disamping secara budget lebih ringan, juga langsung menyasar ke konstituen dengan menampilkan / memberikan info tentang program-program yang sudah dan akan dijalankan. Info yang disampaikan langsung menyasar di tampilan FB para calon konstituen yang sudah ditarget . Dan informasi yang disampaikan bisa diterima secara berkala – kontinyu dan massive. Inilah teknik BRAINWASHING yang paling canggih.

Bagaimana Menyasar ke Target ?
Salah satu keunggulan dari Media Sosial adalah menyasar ke target tertentu dan juga mereka yang sudah mem”follow” kita akan terus mendapatkan informasi tentang apa yang kita sampaikan. Artinya, bagi mereka yang belum menjadi “follower” kita tentunya akan kita “tembak” dengan teknik tertentu agar menjadi target kita. Dan bagi yang sudah menjadi follower kita, setiap waktu saat posting sesuatu, akan menerima kiriman postingan kita. Sebuah cara yang efektif dan eisien. Secara tidak langsung jika seorang CALEG sudah mempunyai Program, tinggal membroadcast programnya setiap saat, kadang juga bisa berdialog 2 arah maka MEDSOS akan menjadi Media yang powerfull. Dan hampir 70% lebih saat ini orang terhubung dengan MEDIA SOSIAL.
Jadi bisa dikatakan, PILEG 2019 dan PILPRES 2019 adalah sejatinya sebuah Perang Digital merebut konstituent dan membangu opini di masyarakat. Media tidak lagi berupa TV sebagai alat kampanye. Adanya internet menjadi alternatif yang memungkinkan dalam melakukan branding secara online. Dan jika anda seorang CALEG dan masih pakai cara lama…ya sudah….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *